
- Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan saat memilih HP murah di Maret 2026: Pertimbangkan kebutuhan Anda, seperti kecepatan, kamera, atau baterai, dan pilih HP yang sesuai dengan budget Anda.
- Beberapa HP yang layak dipertimbangkan di bulan Maret 2026 antara lain Realme Note 80, Infinix Smart 10, dan POCO C85, yang menawarkan keseimbangan antara harga dan spesifikasi.
- Pastikan untuk memperhatikan ulasan pengguna dan membandingkan spesifikasi sebelum membuat keputusan pembelian, serta mempertimbangkan garansi dan dukungan purna jual yang ditawarkan oleh produsen.
Suasana pasar gadget Indonesia lagi panas-panasnya, sehangat panci rendang jelang hari raya. Kenapa? Karena Maret 2026 ini adalah momen ‘badai sempurna’ buat yang sedang berburu hp murah lebaran. Isu mudik bikin orang buru-buru ingin ganti perangkat baru supaya bisa tampil eksis di kampung halaman, apalagi dompet yang tebal berkat THR seringkali bikin iman goyah untuk segera meminang HP impian.
Alhasil, berbagai toko daring banjir promo gila-gilaan tiap malam. Produsen pun curi start melepas jagoan barunya di bulan ini. Sebut saja Realme Note 80, Infinix Smart 10 series, hingga Tecno Pova 7 series.
Tapi ingat, harus tajam dalam memilih. Ada satu fakta unik yang banyak dibicarakan para pengamat teknologi saat ini: banyak pengguna bijak menyarankan untuk melirik HP keluaran akhir 2025 yang harganya sudah turun drastis, daripada memaksakan beli rilisan 2026 yang harganya masih “gorengan” tapi kenaikan spesifikasinya cuma tipis.
Artikel ini akan membedah tuntas mana HP murah yang benar-benar layak beli di Maret 2026 ini, lengkap dengan “dosa-dosa” yang sering disembunyikan iklan namun dirasakan langsung oleh penggunanya.
Tren HP Murah 2026: Apa yang Berubah?
Kalau tahun lalu layar AMOLED atau 5G cuma mimpi di harga 1–2 jutaan, tahun 2026 ini peta kekuatan berubah:
- Layar AMOLED Turun Kasta: Mulai menyerbu kelas Rp2 jutaan kecil. Gambarnya lebih hidup, warnanya lebih “nendang”.
- Baterai “Badak” 7.000 mAh: Jadi standar baru HP khusus hiburan dan gaming murah. Mudik pun tak perlu lagi akrab dengan powerbank.
- Era 5G Masuk Entry-Level: Di harga Rp2 jutaan ke atas, rasanya rugi kalau masih bertahan di 4G. Jaringan cepat kini bukan lagi barang mewah.
- AI Ringan Masuk Desa: Fitur pintar untuk menghapus objek foto atau merapikan tulisan mulai muncul di kelas menengah bawah, meski kemampuannya masih mendasar.
Bedah Kategori Harga: Jangan Sampai Salah Pinang
Mari kita telusuri rekomendasinya berdasarkan isi dompet Anda. Data ini sudah divalidasi dengan pengalaman langsung para pengguna di lapangan.
Kategori Rp. 1 – 2 Jutaan (Entry-Level / Si Pekerja Keras)
Di kelas ini, lupakan mimpi main game kompetitif dengan rata kanan. Fokus utama kelas ini adalah durabilitas, fungsionalitas harian, dan daya tahan baterai. Ini adalah HP untuk mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu di jalan daripada di depan meja.
Realme Note 80 (~Rp1,7 jt – Rp2 jt): Si Tanker yang Sulit Mati
HP yang baru rilis Maret 2026 ini langsung mengacak-acak standar HP murah. Bukan karena kencang, tapi karena sulit “dibunuh”.
- Kenapa Harus Dilirik? Ini adalah definisi HP “tahan banting” sesungguhnya. Berkat teknologi ArmorShell dan sertifikasi militer MIL-STD-810H, HP ini tetap santai meski jatuh dari ketinggian 1,8 meter. Cocok buat Anda yang sering teledor atau bekerja di lingkungan kasar. Baterainya 6.300 mAh adalah juara di kelasnya; sanggup melibas 100 jam musik non-stop. Menariknya, Realme menyertakan IR Blaster, fitur “jadul” yang sangat berguna untuk menggantikan remote AC atau TV yang hilang di rumah. Layarnya pun sudah 90 Hz, dilapisi Panda Glass untuk perlindungan ekstra.
- Sisi Gelap (Realitas Pahit): Jangan tertipu desain kameranya yang terlihat meyakinkan. Sensor utamanya hanya 8 MP. Di tahun 2026, resolusi ini sangat minim; foto akan terlihat pecah dan penuh “pasir” (noise) jika Anda mencoba memotret di dalam ruangan yang agak gelap. RAM fisiknya juga hanya 4 GB, jadi kalau Anda sering pindah-pindah aplikasi dengan cepat, bersiaplah menghadapi lag sepersekian detik. Selain itu, bobot 219 gram itu terasa sangat mantap di tangan, tapi bisa bikin pergelangan tangan pegal jika dipakai rebahan terlalu lama.
- Suara Pengguna Nyata: Banyak yang memberikan jempol untuk efisiensi dayanya. Dipakai navigasi GPS seharian penuh saat mudik, baterainya masih tersisa sangat lega di malam hari. Namun, mereka memberi catatan tegas: “Jangan pakai HP ini kalau tujuan utamanya buat bikin konten estetik di media sosial.”
Infinix Smart 10 / Smart 10 Plus (~Rp1,2 – 1,5 jt): Mewah di Mata, Ringan di Kantong
Infinix seolah ingin membuktikan bahwa punya HP murah tidak harus terlihat “miskin”.
- Kenapa Harus Dilirik? Anda akan mendapatkan layar dengan gerakan super mulus 120 Hz—sesuatu yang biasanya hanya ada di HP harga 3 jutaan. Desainnya sangat stylish, terinspirasi dari gaya minimalis HP flagship. Untuk urusan hiburan, suaranya sangat lantang berkat Stereo Speakers dengan fitur Volume Boost hingga 300%. Kelebihan lainnya adalah ketahanan air dan debu IP64, memberikan rasa aman jika terkena percikan hujan saat di perjalanan.
- Sisi Gelap (Realitas Pahit): Layarnya memang mulus, tapi resolusinya hanya HD+. Jika Anda sering menonton film resolusi tinggi, gambar akan terlihat sedikit kurang tajam. Masalah utamanya ada pada kecepatan pengisian daya; dengan baterai besar tapi charger yang standar, Anda butuh waktu cukup lama untuk mengisi daya dari kosong hingga penuh. Performa mesinnya juga sangat standar, hanya cukup untuk aplikasi harian.
- Suara Pengguna Nyata: Sangat populer di kalangan pelajar dan pengemudi ojek daring karena layar yang nyaman di bawah sinar matahari dan desain yang tidak memalukan saat nongkrong. Namun, mereka mengeluhkan hasil kamera saat malam hari: “Gambarnya banyak bintik-bintik, butuh cahaya yang sangat terang supaya fotonya layak disimpan.”
POCO C85 (Alternatif NFC Terpopuler, Rp1,499 jt)
POCO C85 di Indonesia hadir lebih bertenaga dengan chipset MediaTek Helio G81-Ultra.
- Kenapa Harus Dilirik? Inilah HP paling murah di tahun 2026 yang sudah dilengkapi fitur NFC. Sangat krusial bagi Anda yang tinggal di kota besar untuk cek saldo atau top-up kartu tol secara instan. Penggunaan Helio G81-Ultra memberikan stabilitas suhu yang lebih baik dan performa harian yang lebih luwes dibanding chipset kelas bawah lainnya. Baterainya 6.000 mAh, sangat cukup untuk menemani aktivitas harian yang padat tanpa perlu pusing mencari colokan.
- Sisi Gelapnya: Meskipun sudah pakai Helio G81-Ultra, tetap ingat ini bukan HP untuk gaming berat seperti Genshin Impact. Fokusnya adalah utilitas. Kamera dan layarnya berada di level “cukup”, tidak ada yang terlalu menonjol selain keberadaan NFC dan kestabilan mesinnya.
- Pandangan Pengguna: Banyak yang menyebut ini sebagai “HP sekunder terbaik”. Sangat membantu bagi mereka yang sering bertransaksi non-tunai di jalan. Pengguna merasa performanya lebih “ngisi” dan jarang hang mendadak dibandingkan HP sejutaan merek lain.
Kategori Rp2 – 3 Jutaan
Untuk kategori Rp2–3 jutaan, kita masuk ke zona “Mendang-Mending” yang paling brutal. Di sini, konsumen biasanya sudah mulai cerewet soal kualitas layar dan kecepatan charging.
Ini adalah area pertarungan paling sengit di Maret 2026. Spesifikasinya sudah mulai “menyerempet” kelas atas, tapi tetap ada beberapa fitur yang sengaja dipangkas produsen agar harganya tidak melambung.
Redmi Note 13 (~Rp2,3 – 2,8 jt): Sang Raja Layar yang Belum Terganti
Meskipun menyandang status model tahun lalu, di Maret 2026 harganya justru makin manis dan masuk akal.
- Kenapa Harus Dilirik?
Daya tarik utamanya adalah layar AMOLED yang sangat jernih dan cerah. Di harga ini, sulit menemukan layar yang bisa menandingi kontras warna dan kehitaman layar Redmi. Kamera 108 MP miliknya juga bukan sekadar angka; di siang hari, detail fotonya sangat tajam untuk kelas harganya. Ditambah lagi, ia sudah punya dual speaker stereo dan jack audio 3,5mm—paket lengkap untuk penikmat film. - Sisi Gelapnya:
Penyakit utama HP ini ada pada jenis memori internal (eMMC) yang digunakan di beberapa variannya. Ini adalah “leher botol” yang bikin performa Snapdragon 685-nya terasa kurang maksimal. Anda akan merasakan proses instalasi aplikasi atau pemindahan file video besar terasa lebih lambat dibanding kompetitor. Selain itu, perekaman videonya masih mentok di 1080p 30 FPS; jangan harap bisa bikin video sinematik 60 FPS yang halus di sini. - Pandangan Pengguna:
Banyak yang terpukau dengan layarnya yang bening layaknya HP mahal, namun mereka sering mengeluh saat HP mulai terasa heavy ketika memori internal hampir penuh. “Layarnya juara buat nonton, tapi kalau buat mindahin data hasil foto 108 MP-nya, harus sabar sedikit.”
Samsung Galaxy A15 (~Rp2,5 – 3 jt): Investasi Jangka Panjang yang Paling Aman
Pilihan bagi mereka yang malas gonta-ganti HP dan ingin dukungan purna jual yang tidak bikin pusing.
- Kenapa Harus Dilirik?
Mesinnya menggunakan Helio G99, chipset sejuta umat yang terkenal sangat stabil, adem, dan tangguh buat gaming tipis-tipis. Namun, nilai jual aslinya adalah komitmen Samsung: jaminan pembaruan sistem hingga 4 kali Android update dan 5 tahun keamanan. Artinya, HP yang Anda beli di 2026 ini masih akan terasa “muda” hingga tahun 2030. Layar Super AMOLED 90 Hz miliknya juga sangat nyaman di mata. - Sisi Gelapnya:
Samsung masih pelit soal desain di kelas ini. Layarnya masih menggunakan model “poni” (Infinity-U) yang terlihat sangat jadul dibanding kompetitor yang sudah pakai lubang kamera kecil (punch-hole). Bezel atau bingkai layarnya juga tergolong tebal. Selain itu, kecepatan charging 25W miliknya terasa lambat dibanding merek Tiongkok yang sudah mulai masuk ke angka 45W-67W. - Pandangan Pengguna:
Pengguna merasa sangat tenang karena jarang sekali menemukan bug atau gangguan sistem. “HP ini nggak neko-neko. Memang desain depannya agak kuno, tapi sistemnya sangat stabil dan jarang panas, cocok buat pakai harian yang nggak mau ribet.”
Realme C65 (~Rp2 – 2,5 jt): Jagoan Transaksi dengan Desain Berkelas
Realme memposisikan HP ini sebagai perangkat harian yang fungsional dengan desain yang terlihat mahal.
- Kenapa Harus Dilirik?
Fitur unggulannya adalah NFC 360 derajat. Anda tidak perlu lagi mencari-cari posisi sensor NFC di bagian belakang HP; cukup tempelkan kartu di area mana pun di bagian atas, saldo langsung terbaca. Sangat praktis bagi pengguna kartu tol atau transportasi umum. Pengisian dayanya juga tergolong cepat (45W Fast Charge), jauh mengungguli Samsung di kelas harga yang sama. - Sisi Gelapnya:
Sama seperti Redmi, Realme C65 masih terjebak menggunakan memori internal jenis eMMC yang lambat. Ini menjadi penghambat besar saat Anda melakukan multitasking berat atau membuka banyak aplikasi sekaligus. Layarnya pun masih beresolusi HD+, yang jika dilihat secara detail, tingkat ketajamannya masih kalah jauh dari Redmi Note 13 yang sudah Full HD. - Pandangan Pengguna:
Sangat disukai karena desainnya yang tipis dan elegan serta pengisian daya yang sat-set. Namun, pengguna yang melek teknis sering mewanti-wanti: “Hati-hati kalau instal terlalu banyak aplikasi, memori internalnya yang lambat bakal bikin HP terasa berat setelah pemakaian beberapa bulan.”
Tambahan: Alternatif Pilihan (Berdasarkan Update Maret 2026)
Jika Anda punya budget mepet di angka Rp2,9 juta, ada Infinix Note 40 Pro. HP ini mulai turun harga dan menawarkan AMOLED 120Hz serta Fast Charging 70W. Ini adalah alternatif “maut” jika Anda merasa Redmi Note 13 terlalu lambat pengisian dayanya atau Samsung Galaxy A15 terlalu jadul desainnya.
Kategori Rp3 – 5 Jutaan (Performa & Hiburan Maksimal)
Masuk ke kelas ini, Anda tidak lagi sekadar membeli fungsi, tapi membeli pengalaman. Di Maret 2026, persaingan di kelas ini fokus pada dua hal: kecepatan frame rate untuk gamer dan ketahanan baterai untuk si “petualang”.
POCO X7 5G (~Rp3,5 jt): Sang “Monster” Gaming di Kelas Menengah
Inilah HP yang paling banyak dicari oleh para pecinta game saat ini. POCO kembali ke akarnya dengan memberikan mesin yang “overpower” untuk harganya.
- Kenapa Harus Dilirik?
Dapur pacunya ditenagai Dimensity 7300 dengan skor AnTuTu yang menembus angka 600.000-an. Untuk main game kompetitif seperti MLBB, HP ini sanggup menjalankan pengaturan tertinggi di 90 FPS dengan sangat stabil. Layarnya pun sudah mendukung refresh rate 144 Hz, memberikan pergerakan yang sangat mulus, hampir setara dengan HP flagship. Manajemen suhunya juga patut diacungi jempol; tidak cepat panas meski digeber main berjam-jam. - Sisi Gelapnya:
Filosofi POCO tetap sama: semua budget lari ke mesin. Akibatnya, sektor kamera terasa dianaktirikan. Hasil fotonya tergolong standar; bagus di cahaya terang, tapi kehilangan taring di kondisi redup. Desain bodinya juga terasa “plastik banget” dan kurang elegan. Selain itu, Anda harus rajin membersihkan bloatware atau aplikasi bawaan yang sering muncul dan memenuhi memori internal. - Pandangan Pengguna:
Kalau cuma buat mabar, ini HP nggak ada lawan di harganya. Tapi kalau mau foto-foto estetik pas Lebaran, mending pinjam HP saudara saja.”
Tecno Pova 7 (~Rp2,349 jt untuk varian 4G): Penakluk Jalur Mudik
Tecno Pova 7 adalah jawaban bagi Anda yang benci melihat indikator baterai di bawah 20%. Di Maret 2026, harganya sudah turun dan menjadi sangat menggiurkan.
- Kenapa Harus Dilirik?
Daya tarik tunggalnya yang tak tertandingi adalah baterai 7.000 mAh. Ini adalah HP yang bisa bertahan hingga dua hari dalam penggunaan normal tanpa perlu bertemu kabel pengisi daya. Sangat cocok bagi Anda yang menempuh perjalanan jauh atau mudik ke daerah yang susah colokan listrik. Layarnya juga sudah 144 Hz, memberikan kenyamanan ekstra saat menonton film atau sekadar menggulir media sosial. - Sisi Gelapnya:
Kapasitas baterai raksasa datang dengan konsekuensi fisik: bobotnya sangat berat. Jika Anda terbiasa dengan HP tipis, memegang Pova 7 akan terasa seperti memegang batu bata kecil yang dilapisi kaca. Selain itu, kecepatan pengisian dayanya sedikit mengalami penurunan dibanding generasi sebelumnya, sehingga Anda butuh kesabaran ekstra saat mengisi daya dari 0% ke 100%. - Pandangan Pengguna:
Para pengemudi jarak jauh dan gamer mobile sangat terbantu dengan ketahanan baterainya. Namun, mereka memberi catatan: “HP ini sangat tidak nyaman kalau cuma dimasukkan ke saku celana jeans karena tebal dan berat. Lebih baik ditaruh di tas atau holder motor.”
iQOO Z9 5G (~Rp3,8 jt): Alternatif Gaming yang Lebih “Sopan”
Jika Anda merasa POCO X7 terlalu mencolok desainnya, iQOO Z9 hadir sebagai penantang serius.
- Kenapa Harus Dilirik?
Menggunakan Snapdragon 7 Gen 3, performanya sangat bersaing dengan POCO namun dengan manajemen suhu yang sedikit lebih efisien. Keunggulannya adalah kombinasi baterai 6.000 mAh yang tetap dikemas dalam bodi yang tidak terlalu tebal. Layarnya pun sangat cantik dengan tingkat kecerahan tinggi. - Sisi Gelapnya
Harganya sedikit lebih mahal dibanding POCO X7 untuk spesifikasi yang mirip. Ketersediaan pusat servisnya juga belum sebanyak merek-merek mapan seperti Samsung atau Oppo, yang mungkin menjadi pertimbangan bagi sebagian orang.
Tabel Perbandingan Utama (Maret 2026)
| No | HP | Harga Est. | Keunggulan Utama | Sisi Kurang | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Realme Note 80 | Rp1,7–2 jt | Tahan banting & Baterai awet | Kamera & Kecepatan | Pekerja lapangan, Mudik |
| 2 | POCO C85 | Rp1,499 jt | NFC termurah, Baterai gede | Bukan buat game berat | Pengguna e-money harian |
| 3 | Infinix Smart 10 | Rp1,2–1,5 jt | Layar mulus, Desain mewah | Kamera & Performa standar | Pelajar, HP kedua |
| 4 | Redmi Note 13 | Rp2,3–2,8 jt | Layar & Kamera tajam | Transfer file lambat | Penikmat konten video |
| 5 | Galaxy A15 | Rp2,5–3 jt | Jaminan update 6 tahun | Desain layar agak jadul | Penggunaan jangka panjang |
| 6 | Tecno Pova 7 | Rp2,3–2,9 jt | Baterai raksasa (7000 mAh) | Bobot sangat berat | Gamer, Perjalanan jauh |
| 7 | POCO X7 5G | ~Rp3,5 jt | Performa sangat kencang | Kamera & Tampilan biasa | Gamer berat |
Tips Cerdas Sebelum Membayar
Jangan hanya tergiur spanduk promo flash sale yang berkedip-kedip di halaman depan toko daring. Agar THR Anda tidak menguap sia-sia untuk HP yang salah, perhatikan poin-poin krusial ini:
- Prioritas Garansi: Ketenangan Adalah Segalanya
Pilihlah merek yang memiliki jaringan pusat servis luas di daerah Anda. Merek seperti Samsung, Realme, atau Oppo biasanya punya keunggulan di sini. Bayangkan jika HP Anda bermasalah saat sedang mudik di kota kecil; punya akses servis resmi yang dekat adalah penyelamat kewarasan Anda. - Jadilah “Detektif” Ulasan Pengguna
Jangan tertipu tumpukan bintang lima yang isinya cuma “Pengiriman cepat” atau “Barang sampai dengan aman”. Carilah ulasan yang menyertakan foto atau video asli penggunaan, bukan sekadar foto kotak kemasannya. Perhatikan testimoni yang membahas panas berlebih (overheat), layar yang kurang responsif, atau kamera yang ternyata tidak seindah iklannya. - Pembaruan Sistem: Investasi Jangka Panjang
HP yang rajin mendapatkan pembaruan sistem (software update) bukan cuma soal fitur baru, tapi soal keamanan data pribadi Anda dari serangan siber. Selain itu, pembaruan rutin menjaga performa HP agar tidak cepat lemot setelah satu atau dua tahun pemakaian. Dalam hal ini, Samsung masih menjadi juaranya dengan jaminan hingga bertahun-tahun ke depan. - Strategi Promo Lebaran: Sabar Adalah Kunci
Pantau jam-jam keramat Flash Sale (biasanya tengah malam atau jam istirahat siang). Di Maret 2026 ini, e-commerce seringkali memberikan bonus tersembunyi seperti kupon pengiriman gratis, cashback besar, hingga paket bundling berisi pengisi daya cadangan atau earphone TWS jika Anda membeli di waktu yang tepat. - Waspada HP “Terlalu Murah” Tanpa Brand
Banyak pengguna yang akhirnya menyesal karena tergiur spek “langit” di harga sejuta tapi dari merek yang tidak jelas. Biasanya, HP seperti ini punya performa yang merosot drastis hanya dalam hitungan bulan dan layanan purna jual yang tidak ada sama sekali.
Kesimpulan: Mana yang Harus Dipilih di Maret 2026?
Memilih HP adalah soal mencocokkan kebutuhan dengan isi dompet. Berdasarkan bedah tuntas kita di atas:
- Si Paling Tangguh: Realme Note 80 adalah pemenangnya bagi Anda yang butuh HP “badak” yang tahan banting dan baterainya tidak habis-habis untuk medan berat.
- Pilihan Paling Masuk Akal (Mainstream): Redmi Note 13 dan Samsung Galaxy A15 tetap menjadi pilihan terbaik bagi pengguna umum yang mencari kualitas layar cantik, kamera mumpuni, dan sistem yang stabil.
- Raja Gaming Budget: Jika tujuan hidup Anda adalah naik peringkat di game kompetitif tanpa bikin kantong bolong, POCO X7 5G belum ada lawan yang sebanding di kelas harganya.
Selamat berburu HP baru! Gunakan panduan ini sebagai kompas Anda di tengah badai promo Lebaran 2026, dan pastikan setiap rupiah dari THR Anda terpakai untuk perangkat yang benar-benar worth it.
Tabel Spesifikasi Lengkap HP Murah Lebaran
| Spesifikasi | Realme Note 80 | Infinix Smart 10 | Itel Power 70 | POCO C85 | Redmi Note 13 4G | Galaxy A15 4G | Realme C65 | Tecno Pova 7 4G | POCO X7 5G |
| Harga (Mar ’26) | Rp1,7 – 2 jt | Rp1,1 – 1,5 jt | Rp1,2 – 1,4 jt | Rp1,499 jt | Rp2,3 – 2,8 jt | Rp2,4 – 2,9 jt | Rp2,4 – 2,8 jt | Rp2,349 jt | Rp3,6 – 4,4 jt |
| Layar | 6.74″ IPS 90Hz | 6.7″ IPS 120Hz | 6.6″ IPS 90Hz | 6.71″ IPS 90Hz | 6.67″ AMOLED 120Hz | 6.5″ S-AMOLED 90Hz | 6.67″ IPS 90Hz | 6.78″ IPS 144Hz | 6.67″ 1.5K AMOLED |
| Chipset | UNISOC T7250 | UNISOC T7250 | UNISOC T606 | Helio G81 Ultra | SD 685 | Helio G99 | Helio G85 | Helio G100 | Dimensity 7300 |
| RAM | 4GB | 4 – 8GB | 4 – 6GB | 4 – 6GB | 8GB | 6 – 8GB | 6 – 8GB | 8GB | 8 – 12GB |
| Storage | 64/128GB (eMMC) | 128GB (eMMC) | 128GB (eMMC) | 128GB (eMMC) | 128/256GB (UFS) | 128/256GB (UFS) | 128/256GB (eMMC) | 256GB (UFS) | 256/512GB (UFS) |
| Kamera Belakang | 8MP + AI | 13MP + AI | 13MP + Depth | 13MP + Depth | 108MP + UW + Mac | 50MP + UW + Mac | 50MP + Depth | 108MP + AI | 50MP (OIS) + UW |
| Baterai | 6.300 mAh | 5.000 mAh | 7.000 mAh | 6.000 mAh | 5.000 mAh | 5.000 mAh | 5.000 mAh | 7.000 mAh | 5.110 mAh |
| Charging | 15W | 18W | 18W | 18W | 33W | 25W | 45W | 45W | 45W |
| NFC | ❌ | Varian Tertentu | ❌ | ✅ | ✅ | ✅ | ✅ 360° | ✅ | ✅ |
| Ketahanan | MIL-STD-810H | IP64 | IP54 | IP54 | IP54 | IP54 | IP54 | IP54 | IP68 |
| Speaker | Mono | Stereo | Mono | Mono | Stereo | Stereo | Mono | Stereo | Stereo |
| AnTuTu v10 | ~390.000 | ~390.000 | ~250.000 | ~380.000 | ~450.000 | ~480.000 | ~350.000 | ~500.000 | ~600.000 |










